This post may contain affiliate links for products I recommend. If you click a link and buy something I may receive some compensation. This does not change the price you would pay.

JAKARTA, KOMPAS.TV Dengan Alat Pelindung Dasar, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto memimpin evakuasi warga yang terpapar Covid-19 di wilayah Jagakarsa.

Agus bersama tiga orang lainnya ikut mengevakuasi pasien yang diketahui bernama Budi.

Tindakan evakuasi ini terpaksa dilakukan karena mobil ambulans yang tak kunjung tiba.

“Pak Budi ini satu jam yang lalu masih dapat bernapas, harusnya bisa tertolong. Kebetulan saya yang bawa langsung. Ada ambulans, tapi masih tanya lagi mau dibawa ke mana, enggak jalan-jalan juga,” kata Agus.

Menggunakan mobil milik warga setempat, Agus juga langsung mengemudikan mobil Kijang yang tampak lawas ke RSUD Pasar Minggu.

Namun, nyawa pasien tidak tertolong, Wakapolres terlihat tertunduk lesu dan menyesal tak bisa menyelamatkan nyawa Budi.

The Coming Pandemic Documentary

A Documentary Produced in 2005 about the Pandemic we are facing now
The Coming Pandemic 2005

Agus merasa bersalah terhadap keluarga pasien Covid-19 karena telah berjanji membawa pulang dalam keadaan baik.

“Harusnya Pak Budi bisa kembali ke keluarganya. Untuk Bu Budi, Saya minta maaf Bu, saya tadi janji mau bawa bapak sampai selamat. Mohon maaf Bu, ibu jaga kesehatan,” ujar dia.

Selain kurangnya perhatian dari warga sekitar, telatnya penanganan dari tenaga medis.

Agus menghimbau agar koordinasi dan kerja sama tingkat RT maupun warga sekitar dapat berjalan dengan baik.

Video Editor: Noval

Alternate Health Remedies

Wakapolres Jaksel Menangis, Warga Kritis Covid-19 yang Dibantu Evakuasi Tak Selamat

JAKARTA, KOMPAS.TV Dengan Alat Pelindung Dasar, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto memimpin evakuasi warga yang terpapar Covid-19 di wilayah Jagakarsa.

Agus bersama tiga orang lainnya ikut mengevakuasi pasien yang diketahui bernama Budi.

Tindakan evakuasi ini terpaksa dilakukan karena mobil ambulans yang tak kunjung tiba.

"Pak Budi ini satu jam yang lalu masih dapat bernapas, harusnya bisa tertolong. Kebetulan saya yang bawa langsung. Ada ambulans, tapi masih tanya lagi mau dibawa ke mana, enggak jalan-jalan juga," kata Agus.

Menggunakan mobil milik warga setempat, Agus juga langsung mengemudikan mobil Kijang yang tampak lawas ke RSUD Pasar Minggu.

Namun, nyawa pasien tidak tertolong, Wakapolres terlihat tertunduk lesu dan menyesal tak bisa menyelamatkan nyawa Budi.

Agus merasa bersalah terhadap keluarga pasien Covid-19 karena telah berjanji membawa pulang dalam keadaan baik.

"Harusnya Pak Budi bisa kembali ke keluarganya. Untuk Bu Budi, Saya minta maaf Bu, saya tadi janji mau bawa bapak sampai selamat. Mohon maaf Bu, ibu jaga kesehatan," ujar dia.

Selain kurangnya perhatian dari warga sekitar, telatnya penanganan dari tenaga medis.

Agus menghimbau agar koordinasi dan kerja sama tingkat RT maupun warga sekitar dapat berjalan dengan baik.

Video Editor: Noval
Topics #berita kompas #berita kompastv #Coronavirus #covid-19 #evakuasi #indonesia #kompas #kompas news #kompas tv #kompas tv live streaming #kompastv #kompastv live streaming #live streaming #news #Pandemic #virus covid-19 #wakapolres jaksel menangis #wakapolres nangis #warga kritis covid-19 #youtube news